Tempatnya Guide & Deals Gamer

Boldora menyajikan guide praktis, review jujur, patch highlights, dan diskon game/gear. Fokus ke hal yang benar‑benar berdampak pada performa dan pengalaman main kamu.

Lihat Konten Terbaru
Boost FPS

Boost FPS Instan

Preset grafis & driver yang tepat sasaran—lancar tanpa mengorbankan detail.

Meta Insights

Meta Insights

Ringkasan patch & pola permainan teranyar biar keputusanmu selalu on‑meta.

Build & Loadout

Build & Loadout

Rekomendasi senjata/karakter siap pakai untuk F2P hingga pro play.

Terbaru

Setting grafis 120 FPS

Setting Grafis Game X: 60–120 FPS di GPU Entry

Preset Low/Med/High + tips driver & shader cache.

Aim training 15 menit

Aim Training 15 Menit Harian

Rutinitas cepat: microflick, tracking, target‑switch.

Tier list patch baru

Rekomendasi Game Andorid Terbaru Paling Seru

Beberapa game android terbaru dan paling seru yang kami rekomendasikan untuk anda mainkan.

Setting Grafis Game Online: 60–120 FPS

Setting grafis 120 FPS

Tujuan panduan: mendapatkan 60–120 FPS stabil pada GPU entry level (mis. GTX 1650, RX 570, iGPU modern) tanpa menurunkan kualitas visual secara berlebihan. Ikuti urutan langkah agar hasilnya terukur dan mudah diulang.

Daftar Isi

  1. Spesifikasi & target FPS
  2. Setting grafis inti (di dalam game)
  3. DLSS/FSR/XeSS & Sharpening
  4. Pengaturan driver GPU
  5. Optimasi Windows
  6. Troubleshooting stutter
  7. Preset siap pakai

1) Spesifikasi & target FPS

Panduan ini disusun untuk 1080p. Jika kamu main di 900p/720p, kamu bisa menaikkan beberapa opsi ke tingkat lebih tinggi atau menambah FPS target.

  • GPU: GTX 1050Ti/1650, RX 570/580, iGPU (Radeon 780M, Iris Xe)
  • CPU: 4C/8T atau lebih
  • RAM: 16 GB (8 GB masih bisa, tapi lebih rawan stutter)
  • Storage: SSD untuk load time & streaming aset yang mulus

2) Setting grafis inti (di dalam game)

Mulai dari preset Medium, lalu ubah opsi di bawah. Ini yang paling berpengaruh terhadap FPS:

Opsi Rekomendasi Catatan
Render Scale / Resolution 100% (gunakan upscaler di bagian 3) Jaga ketajaman; turunkan hanya jika tanpa upscaler
Shadows Low/Medium Sangat berat; kurangi dahulu sebelum yang lain
Ambient Occlusion Off/Low Dampak visual kecil, beban besar
Reflections/RT Off Matikan Ray Tracing di GPU entry
Textures High (VRAM ≥4GB) / Medium (≤3GB) Kualitas tekstur tidak terlalu memengaruhi FPS
Anisotropic Filtering 8x Murah, membuat tekstur miring lebih tajam
Anti‑Aliasing TAA/FSR/DLSS (lihat bagian 3) Hindari MSAA tinggi karena berat
View Distance / Foliage Medium Sesuaikan genre; FPS kompetitif bisa Low
V‑Sync Off (pakai Fast/Adaptive di driver) Kurangi input lag

3) DLSS/FSR/XeSS & Sharpening

Upscaler modern memberi lonjakan FPS besar dengan kualitas tetap bagus.

  • DLSS (NVIDIA RTX): gunakan Quality untuk 60 FPS, Balanced untuk 90–120 FPS.
  • FSR 2/3 (kebanyakan GPU): mulai dari Quality, aktifkan Frame Generation hanya jika input lag tidak mengganggu.
  • XeSS (Intel/umum): set ke Quality atau Balanced.
  • Aktifkan Sharpening 0.2–0.4 untuk melawan blur TAA/upsampling.

4) Pengaturan driver GPU

NVIDIA Control Panel

  • Low Latency Mode: On (atau Ultra untuk FPS kompetitif)
  • V‑Sync: Use the 3D application setting atau Fast jika tearing
  • Power Management: Prefer maximum performance
  • Texture Filtering Quality: High Performance

AMD Radeon Software

  • Radeon Anti‑Lag: On
  • Radeon Chill: Off
  • Radeon Image Sharpening: 60–80%
  • Mode Shader Cache: AMD optimized

5) Optimasi Windows

  • Update driver GPU terbaru (bersih dengan DDU bila perlu).
  • Windows: Game Mode On, Hardware‑Accelerated GPU Scheduling On (jika tersedia).
  • Matikan overlay berat (Xbox Game Bar, GeForce Experience in‑game, Discord overlay jika tidak dibutuhkan).
  • Atur Power Plan ke High Performance / AMD Ryzen Balanced.
  • Pastikan game terpasang di SSD; pindahkan shader cache lama setelah update driver besar.

6) Troubleshooting stutter

  • RAM penuh? Tutup browser & aplikasi latar, tambah pagefile (min 1x RAM, max 1.5x).
  • VRAM mentok? Turunkan Textures & Resolution Scale/aktifkan upscaler.
  • CPU bottleneck? Batasi FPS ke 60–90, kurangi crowd/physics.
  • Dropped frames saat streaming? Gunakan encoder NVENC/AMF dan atur bitrate sesuai upload.

7) Preset siap pakai (1080p)

Mulai dari daftar ini lalu sesuaikan per game.

  • Preset Balanced (60–90 FPS): Textures High, Shadows Low, AO Low, Reflections Off, View Distance Medium, AF 8x, TAA + Upscaler Quality.
  • Preset Performance (90–120 FPS): Textures Medium, Shadows Low, AO Off, Reflections Off, Foliage Low, AF 4x, Upscaler Balanced/Performance.
  • Preset Esports (latency rendah): Semua Low kecuali Textures Medium, V‑Sync Off, Low Latency/Anti‑Lag On, cap FPS 120–240 sesuai monitor.

Tip: Simpan profil per game dan catat perubahan patch. Lihat juga panduan Optimasi Windows dan Aim 15 Menit Harian untuk peningkatan menyeluruh.

FAQ

Bagaimana cara menaikkan FPS tanpa kehilangan kualitas?

Pakai preset Balanced: turunkan shadows/reflections, aktifkan upscaler (DLSS/FSR), dan batasi background apps.

Apa beda DLSS, FSR, dan XeSS?

Semua adalah teknik upscaling. DLSS (NVIDIA), FSR (AMD), XeSS (Intel). Pilih yang tersedia di GPU/game kamu.

Kapan harus pakai V‑Sync atau Reflex?

Reflex mengurangi input lag pada game yang mendukung. V‑Sync menahan tearing; hindari jika kamu kejar latency.

Intip RTP Paling Tinggi Agar Mudah Menang di Kilat77