Tujuan panduan: mendapatkan 60–120 FPS stabil pada GPU entry level (mis. GTX 1650, RX 570, iGPU modern) tanpa menurunkan kualitas visual secara berlebihan. Ikuti urutan langkah agar hasilnya terukur dan mudah diulang.
Daftar Isi
- Spesifikasi & target FPS
- Setting grafis inti (di dalam game)
- DLSS/FSR/XeSS & Sharpening
- Pengaturan driver GPU
- Optimasi Windows
- Troubleshooting stutter
- Preset siap pakai
1) Spesifikasi & target FPS
Panduan ini disusun untuk 1080p. Jika kamu main di 900p/720p, kamu bisa menaikkan beberapa opsi ke tingkat lebih tinggi atau menambah FPS target.
- GPU: GTX 1050Ti/1650, RX 570/580, iGPU (Radeon 780M, Iris Xe)
- CPU: 4C/8T atau lebih
- RAM: 16 GB (8 GB masih bisa, tapi lebih rawan stutter)
- Storage: SSD untuk load time & streaming aset yang mulus
2) Setting grafis inti (di dalam game)
Mulai dari preset Medium, lalu ubah opsi di bawah. Ini yang paling berpengaruh terhadap FPS:
| Opsi | Rekomendasi | Catatan |
|---|---|---|
| Render Scale / Resolution | 100% (gunakan upscaler di bagian 3) | Jaga ketajaman; turunkan hanya jika tanpa upscaler |
| Shadows | Low/Medium | Sangat berat; kurangi dahulu sebelum yang lain |
| Ambient Occlusion | Off/Low | Dampak visual kecil, beban besar |
| Reflections/RT | Off | Matikan Ray Tracing di GPU entry |
| Textures | High (VRAM ≥4GB) / Medium (≤3GB) | Kualitas tekstur tidak terlalu memengaruhi FPS |
| Anisotropic Filtering | 8x | Murah, membuat tekstur miring lebih tajam |
| Anti‑Aliasing | TAA/FSR/DLSS (lihat bagian 3) | Hindari MSAA tinggi karena berat |
| View Distance / Foliage | Medium | Sesuaikan genre; FPS kompetitif bisa Low |
| V‑Sync | Off (pakai Fast/Adaptive di driver) | Kurangi input lag |
3) DLSS/FSR/XeSS & Sharpening
Upscaler modern memberi lonjakan FPS besar dengan kualitas tetap bagus.
- DLSS (NVIDIA RTX): gunakan Quality untuk 60 FPS, Balanced untuk 90–120 FPS.
- FSR 2/3 (kebanyakan GPU): mulai dari Quality, aktifkan Frame Generation hanya jika input lag tidak mengganggu.
- XeSS (Intel/umum): set ke Quality atau Balanced.
- Aktifkan Sharpening 0.2–0.4 untuk melawan blur TAA/upsampling.
4) Pengaturan driver GPU
NVIDIA Control Panel
- Low Latency Mode: On (atau Ultra untuk FPS kompetitif)
- V‑Sync: Use the 3D application setting atau Fast jika tearing
- Power Management: Prefer maximum performance
- Texture Filtering Quality: High Performance
AMD Radeon Software
- Radeon Anti‑Lag: On
- Radeon Chill: Off
- Radeon Image Sharpening: 60–80%
- Mode Shader Cache: AMD optimized
5) Optimasi Windows
- Update driver GPU terbaru (bersih dengan DDU bila perlu).
- Windows: Game Mode On, Hardware‑Accelerated GPU Scheduling On (jika tersedia).
- Matikan overlay berat (Xbox Game Bar, GeForce Experience in‑game, Discord overlay jika tidak dibutuhkan).
- Atur Power Plan ke High Performance / AMD Ryzen Balanced.
- Pastikan game terpasang di SSD; pindahkan shader cache lama setelah update driver besar.
6) Troubleshooting stutter
- RAM penuh? Tutup browser & aplikasi latar, tambah pagefile (min 1x RAM, max 1.5x).
- VRAM mentok? Turunkan Textures & Resolution Scale/aktifkan upscaler.
- CPU bottleneck? Batasi FPS ke 60–90, kurangi crowd/physics.
- Dropped frames saat streaming? Gunakan encoder NVENC/AMF dan atur bitrate sesuai upload.
7) Preset siap pakai (1080p)
Mulai dari daftar ini lalu sesuaikan per game.
- Preset Balanced (60–90 FPS): Textures High, Shadows Low, AO Low, Reflections Off, View Distance Medium, AF 8x, TAA + Upscaler Quality.
- Preset Performance (90–120 FPS): Textures Medium, Shadows Low, AO Off, Reflections Off, Foliage Low, AF 4x, Upscaler Balanced/Performance.
- Preset Esports (latency rendah): Semua Low kecuali Textures Medium, V‑Sync Off, Low Latency/Anti‑Lag On, cap FPS 120–240 sesuai monitor.
Tip: Simpan profil per game dan catat perubahan patch. Lihat juga panduan Optimasi Windows dan Aim 15 Menit Harian untuk peningkatan menyeluruh.